*** "Kamu kenapa? Sejak aku pulang sampai sekarang, wajah kamu kelihatan enggak mood? Lagi ada masalah?" Rachel yang semula fokus pada makanan di piring, lantas mengangkat pandangan setelah pertanyaan tersebut didapatkannya dari Nolan. Malam menjelang, seperti biasa dia dan sang suami makan bersama. Jika biasanya Rachel banyak bicara—menawarkan berbagai menu yang tersaji di meja, maka malam ini berbeda karena perempuan itu banyak diam. Tidak hanya ketika makan malam, sikap Rachel sudah berlangsung sejak sore tadi karena memang bukan tanpa sebab, dia mengalami penurunan mood setelah petugas labolatorium di rumah sakit tempat dia melihat Renan, enggan memberikan informasi apa pun. Padahal, Rachel sudah membujuk dengan berbagai kalimat. Namun, hasilnya nihil, sehingga Rachel pun jadi mal

