Bagian Empat Puluh Lima

1033 Words

*** "Kenapa harus mimpiin mie ayam sih? Jadi pengen banget kan sekarang." Berbaring dengan posisi menyamping, gerutuan tersebut keluar dari mulut Gevania. Sudah tidur nyenyak sejak pukul delapan, beberapa menit lalu dia terbangun setelah sebuah mimpi indah menghampirinya. Bukan tentang seseorang, kali ini mimpi Gevania berkaitan dengan makanan, dan alih-alih makanan yang sering dia konsumsi, dia justru memimpikan mie ayam—makanan yang sering dikonsumsi di Indonesia. Namun, belum pernah dia temukan di New york. "Apa bikin sendiri aja ya?" tanya Gevania. "Waktu itu kan selain makanan, Kak Sean bawain aku beberapa bumbu makanan indonesia. Siapa tahu ada yang cocok buat mie ayam." Diam sejenak, Gevania beringsut. Duduk sambil mengumpulkan kesadaran, dia menoleh ke arah jam dinding yang ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD