Bagian Lima Puluh Delapan

1068 Words

*** "Sean." Atlanna yang barusaja kembali ke kamar, refleks bergumam setelah tiga panggilan tidak terjawab dari sang putra didapatinya di layar ponsel. Pagi hari di Indonesia, seperti biasa Atlanna menjalani aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga. Meskipun memiliki beberapa asisten rumah tangga, dia selalu turun langsung untuk menyiapkan sarapan karena memang urusan perut, Atlanna cukup teliti. "Mau apa ya dia telepon aku pagi-pagi begini?" tanya Atlanna. Tidak ingat terhadap obrolannya dengan Renan semalam, dia gagal menebak tujuan Sean menghubunginya, sehingga sambil duduk di salah satu sofa, Atlanna menghubungi balik sang putra. Menunggu selama beberapa detik, panggilan dari Atlanna dijawab Sean. Tidak menunggu sang putra menyapa, dia buka suara lebih dulu. "Halo, Sean. Maaf telep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD