Bagian Seratus Delapan Belas

1103 Words

*** "Kenapa? Mukanya kok kaya enggak tenang gitu. Mikirin sesuatu?" Abyan yang sejak tadi menggenggam ponsel, menoleh setelah pertanyaan tersebut dilontarkan Alula padanya. Sore menjelang malam, sang mama tengah menyiapkan makanan untuknya, sementara Abyan sendiri masih menunggu kabar dari Gevania. Sudah satu jam berlalu pasca pulang, perempuan itu belum memberi kabar apa pun. Padahal, ketika meninggalkannya di kamar rawat, Gevania berjanji untuk mengabari saat sampai. Entah apa alasan Gevania belum mengabarinya, Abyan tidak tahu. Namun, yang jelas dia khawatir terjadi sesuatu pada mantan kekasihnya itu. Ingin menelepon lebih dulu, Abyan ragu, karena takut mengganggu Gevania yang mungkin saja memiliki urusan, sehingga sejak sepuluh menit lalu dia hanyut dalam keresahannya sendiri. "G

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD