*** "Lahap banget makannya, pasti lapar ya?" Duduk di samping Abyan yang tengah menyantap makan malam, Tamara berucap demikian sambil mengukir senyum. Hampir pukul delapan, Abyan baru makan setelah sebelumnya membersihkan badan. Tidak meminta ditemani, Abyan sebenarnya sudah meminta Tamara untuk tidur lebih dulu. Namun, alih-alih diterima, Tamara justru menolak permintaannya itu dengan alasan; dia masih ingin mengobrol dengan sang suami. "Lumayan," jawab Abyan. "Hari ini kelasnya cukup padat. Jadi menguras tenaga juga." "Tapi mahasiswanya pada baik, kan?" tanya Tamara. "Kalau mereka masih bisa diajak kerjasama, seharusnya aman." "Sejauh ini pada baik," ucap Abyan. "Mereka jarang absen, karena aku selalu kasih konsekuensi buat yang enggak hadir. Kecuali kalau ada urusan urgent atau sa

