“Syukurlah kalau kalian udah sampai. Biar Mama sampein ke Papa juga nanti,” ujar Valerie dari ujung telepon ketika Kenan memberi kabar saat dia dan Vey baru saja tiba di vila milik keluarga Kenan. “Aku udah chat Papa Al juga, Ma.” Kenan memberi tahu. “Oh, ya udah, baguslah kalau gitu,” timpal Valerie. Sementara Kenan sedang berbincang dengan Kenan, Vey mendadak teringat akan sosok Rey yang tadi sengaja dia abaikan. Dan yang membuat Vey merasa sangat sedih adalah ketika melihat wajah Rey hanya menunduk yang sepertinya juga menyembunyikan kesedihan. Vey juga menyesalkan kenapa tadi sikap Rey tidak seperti biasa dan cenderung mengacuhkannya. Vey menggeleng samar. Bagaimana mungkin dia bisa mengharap perhatian Rey sementara beberapa hari belakangan ini dia sendiri yang dengan sengaja memul

