Demam

1008 Words

POV RICHARD Setelah menyelesaikan ritual mandiku di bathub, aku segera turun ke meja makan untuk sarapan pagi. Perutku sudah sangat keroncongan, apalagi setelah kejadian tadi membuat kepalaku sedikit sakit. Ya, aku mendengar desahan Viona seolah memancing libido ku naik. Nyaris saja tadi aku hilang kendali seandainya aku tidak cepat-cepat keluar mungkin aku sudah be*rcint* dengannya. Aku pria normal yang sudah bertahun-tahun tidak menyentuh wanita, mana mungkin aku tidak tergoda dengan Viona tadi yang hanya mengenakan Tank Top. Andai saja aku tidak berpikir tentang Queensha pasti aku sudah menghujaninya dengan jurus-jurus yang akan membuat Viona mengerang nikmat. Otakku seakan lumpuh jika mengingatnya. Setelah tiba di meja makan, Lilia menarik kursi keluar dari meja dan membiarkanku du

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD