Pagi itu Rani disuruh oleh ibu asuhnya di panti asuhan yaitu Fitri untuk berbelanja ke pasar untuk membeli bahan masakan catering bu Fitri dan di pasar ia sibuk berbelanja sayur,buah,lauk pauk,serta bumbu masakan
Di sisi lain,ada seorang pria tua yang mengantar sayur hasil kebunnya.semua pedagang pasar sangat menghormatinya dan dia melihat Rani yang berbelanja pun senyum sapa pada Rani dan Rani membalasnya.
Rani pun selesai belanja dan pulang dengan sepeda keranjangnya itu dan di tengah jalan yang agak sepi.Rani dijambret tasnya yang ada di keranjang sepedanya dan Rani pun mengejar dan berteriak minta tolong di jalanan desa sepi dan mobil pria tua yang mengantar sayur hasil kebunnya, melihat Rani mengejar jambret dan berteriak ia pun menolong Rani dan dengan cepat ia menghalangi jambret itu dengan mobilnya dan jambret tersebut berhasil di tangkap Arman dan Arman pun menghajarnya dan mengembalikan tas Rani dan Rani pun senang dan mengucapkan terima kasih.
"Eh, bapak yang di pasar tadi yang antar sayur. Makasih ya pak, untung ada bapak kalau tidak tas saya dan ktp saya bisa hilang dan ini benda penting di dalamnya"
"Iya, sama-sama lain kali hati-hati"
"Iya"
Mereka pun berkenalan "nama anda siapa?ujar Arman
"Rani, pak"
"Saya Arman. kalau begitu saya jalan dulu"
"Iya, pak saya juga juga mau jalan lagi soalnya ibu asuh saya udah nunggu buat masak catering dan makasih sekali lagi ya pak"
"Iya, Rani sama-sama"
Rani pun sampai di panti asuhan dan menceritakan kejadian itu ke ibu asuhnya Fitri dan suaminya abdullah dan mereka terkejut mendengar cerita Rani
Rani pun pergi mengantar pesanan catering dan buk Fitri menyuruh Rani antar ke pabrik minyak sawit di desa mereka yaitu PT.Mahendra oil Tbk dan Rani pun sampai di pabrik tersebut dan ia membunyikan bel pagar dan satpam datang bertanya pada Rani.
"Anda,cari siapa?"ucap satpam
"Saya, Rani pengantar makanan catering buk Fitri panti asuhan sejahtera" balas Rani
"Oh,anda pengantar makanan catering langganan bapak Mahendra.silahkan masuk"
"Iya,saya parkir sepeda saya dekat pos satpam anda"
"Iya,mari saya antar ke dalam dan membantu anda mengangkat makanan dan bapak Mahendra ingin bertemu anda untuk pembayaran langsung"
"Baiklah,terima kasih"
Rani pun meletakkan pesanan makanan itu di ruang makan karyawan dan Rani pun di antar ke ruangan Arman.
Satpam pun mengetuk pintu ruangan Arman.
"Permisi pak,ini orang yang mengantar makanan catering buk Fitri"
Arman pun langsung menyuruh satpam untuk masuk bersama Rani."masuk, saja"
"Baiklah, pak"
Satpam pun membuka pintu ruangan Arman dan Rani berdiri di belakang satpam itu
"Pak, ini gadis yang mengantar makanan"
Rani pun maju dan melihat wajah Arman dan ia terkejut
"Eh, bapak Arman. Ternyata anda yang punya pabrik ini"
"Kamu ternyata pengantar makanan catering buk Fitri"
"Iya, pak. Ternyata dunia sekecil itu sampai kita bertemu lagi"
"Iya,Rani ini bayaran catering hari ini dan biasanya saya transfer ke buk Fitri tapi, saya penasaran dengan yang mengantar makanannya sampai para karyawan gagal fokus kalau kerja bila kamu datang kata asisten saya Hasan"
"Oh, makasih pak. Maaf bikin karyawannya tidak fokus kerja"
"Gak apa-apa mungkin karena kamu cantiknya berbeda dari wanita lain di luar sana.jadi, mereka kepo melihat dirimu dan ini saya ada sedikit bonus yaitu minyak goreng sekardus buat buk Fitri dan kamu memasak"
"Pak, ini kebanyakan dan terima kasih pak.bapak sangat baik sekali."
"Sama-sama"
"Saya pulang dulu pak, mau antar pesanan yang lain"
"Iya, hati-hati"
Rani tersenyum dan pipinya memerah ketika Arman menyebutnya cantik dari wanita lain diluar sana dan Rani merasa Arman seperti pahlawan di dalam novel