Kaisar Zhang berdeham pelan. "Xia, masalah ini harus dibicarakan dengan orangtuamu." Bibir Xia maju beberapa cm dan keningnya sedikit mengerut. Jelas sekali jika gadis itu tidak suka dengan hal tersebut. "Tapi ada kakakku disini. Kita bisa membicarakan sekarang. Aku akan mengirim surat untuk orangtuaku." Xiang Yu mengusap wajahnya kesal. Adiknya ini semakin lama akan semakin tidak terkendali. Dengan menggunakan sedikit tenaga Xiang Yu menarik Xia. "Yang mulia untuk masalah ini saya mewakili adik saya untuk minta maaf. Saya akan menghukumnya agar kejadian ini tidak terulang kembali. Permisi." Xia diseret paksa oleh Xiang Yu. Mereka meninggalkan tempat itu dengan tergesa-gesa. Xia mencoba memberontak tapi cengkraman di tangannya semakin kuat. "Lepas!" Xiang Yu melepaskan cengkramannya. D

