Selama beberapa saat Chang Le terus-menerus menyeret tubuh adiknya menjauh dari istana. Air mata keluar dari kedua manik bulat Indah miliknya. Perasaan kesal, benci, sedih, dan kecewa terlihat di sorot mata wanita itu. Bibir bagian bawah digigit kuat-kuat olehnya, menahan isak tangis yang sudah berada di ujung tenggorokan dan hendak keluar. Dia tidak menyangka jika selama ini di manfaatkan oleh laki-laki tua m***m dan tidak tahu diri itu untuk mendapat informasi dari istana. Chang Le fikir dirinyalah yang memanfaatkan Zhang Yu untuk membalas dendam tapi semua berbanding terbalik saat ini. Zhang Yu tiba-tiba saja memiliki rencana lain dan merusak semua rencana yang sudah di rancang olehnya matang-matang selama bertahun-tahun. Pantas saja saat Chang Le merayunya waktu itu untuk menyamar

