Melihat kedatangan tiga orang yang tidak di undang batu di tangan Chang Le dengan refleks di lemparkan secara brutal hingga mengenai kepala selir Wu. "Wajahku!!! w***********g ini mati saja kau!" Selir Wu menerjang maju. Wajahnya terluka dan itu tidak bisa di terima sama sekali. Kepalanya pening dan mata kirinya terkena noda darah yang membuatnya tidak bisa melihat dengan jelas. Fengying yang berdiri satu langkah di depan selir Wu menghela nafas lega. Wajah adalah yang terpenting di dunia ini. Melihat selir Wu yang hendak menerjang maju Fengying menahannya dan mengatakan untuk bersabar. "Kenapa kau begitu marah? Seharusnya kami yang marah di sini." Jianheeng mundur satu langkah. Siapa tahu jika Chang Le akan melempar batu lagi? Dia hanya berjaga-jaga saja. "Kalian pantas mendap

