Hari ini tidak berjalan begitu lancar. Selain membersihkan beberapa alat masak dan puluhan helai pakaian, pekerjaanku sungguh berantakan. Sampai-sampai sempat terpikir olehku untuk mengambil jasa binatu. "Aku pulang."Arzhou berseru kecil, melepas jaket juga sepatunya di pintu masuk. Ternyata di luar hujan dan aku yang tertidur tidak menyadarinya sama sekali. Astaga! Cucianku! Arzhou malah tertawa kecil melihat aku berlari pontang-panting menuju beranda. Dengan santai, ia merebahkan tubuhnya di atas tatami ruang tengah lalu memberi isyarat kalau apa yang kulakukan sia-sia. Di luar hujan turun deras yang disertai angin. Mustahil jika pakaian yang kucuci bersih tadi siang, masih tergantung rapi di sana. "Sudah, jangan memasang wajah seperti itu, kemarilah." "Tapi, pakaianmu?"tanyaku m

