“Kau arahkan drone itu ke mana?” teriak Sean yang mengeluarkan kepalanya untuk melihat apakah helikopter yang menembaki drone mereka sudah bergerak menjauh dari yang seharusnya, sementara van terus melaju sangat kencang hingga ketika Noel yang sedikit kurang bisa mengendalikan mobil terus menepi dan menabrak batu yang ada di pinggir jalanan hingga guncangan yang membuat semua orang yang ada di dalam van itu nyaris tersungkur dari tempat duduk mereka masing-masing. “Kau gila! Bawa mobil yang benar!” bentak Sean yang kepalanya terantuk batang pintu mobil dan nyaris membuat senjatanya terlepas dan wajahnya tergores-gores oleh ranting pohon yang ada di pinggir jalan. “Maafkan aku.” Ujar Noel yang berusaha mengembalikan posisi ban mobilnya kembali ke jalanan beraspal. Sialnya, ketika mereka

