⌘ Bab 83 ⌘

2004 Words

“Duduklah di mana pun kau mau.” Ujar Noel sambil berjalan ke arah belakang rak belakang di mana setelah itu Renata tidak melihat pria itu selama beberapa menit. Sementara renta duduk dan melihat sekeliling ruangan bar itu. Tidak ada yang aneh dari semua yang dia lihat karena di dalam sana, memang ada banyak sekali botol-botol wine dan semuanya adalah wine terbaik dari jenisnya tidak hanya wine di sana juga ada beberapa botol wiskey dan yang lainnya, ada lemari es khusus untuk penyimpanan es batu juga di sudut rak-rak yang berisi wine-wine bermerek tersebut. Benar-benar sebuah tempat yang seperti istana, penuh fasilitas mewah dan berkelas. Saat Renata sedang menikmati pemandangan ruangan, sepasang matanya tertuju pada sebuah gramaphone klasik dengan corong berbentuk seperti terompet berw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD