SELAMAT MEMBACA *** "Mau ikut Papi, pokoknya. Mau ikut..." Nio sejak tadi terus saja merengek tidak mau turun dari gendongan papinya. Kemarin mereka baru saja tiba di rumah, dan pagi ini Al harus pergi kekantor. Pekerjaannya sudah terbengkalai sekian lama dan tidak bisa menunggu lagi. Namun sejak bangun tidur, Nio terus saja merengek tidak mau di tinggal. "Papi kan kerja Nak, Nio di rumah aja sama Mami ya," Dei sampai kewalahan menghadapi sikap putranya yang tidak mau di nasehati. Bagaimana dia bisa meminta ikut, sedangkan suaminya ingin pergi bekerja bukan bertamasya. “Pokonya mau ikutttt!!!!” Nio sama sekali tidak mau mengerti dengan penjelasan Dei. Tanpa mengatakan apapun, Al langsung membawa putranya kembali kekamar. Dia mengganti baju putranya dan ingin membawanya kekantor.

