SELAMAT MEMBACA *** "Mamiiiiii..." Dei yang baru saja keluar dari kamar, langsung mempercepat langkahnya ketika mendengar suara putranya memanggil. Ternyata benar, saat sampai di ruang tamu putranya sudah duduk bersama kedua mertuanya. "Mami..." panggil Nio. Dia langsung mendekat saat melihat Dei datang. "Kenapa teriak-teriak. Di panggil pelan, Mami juga sudah dengar." Dei menyalami Rey dan Rara yang pagi itu datang untuk mengantar putranya. "Maaf Mi," ucap Nio dengan tawa pelannya. Dia terlalu semangat untuk bercerita kepada maminya, hingga tanpa sadar sampai teriak-teriak untuk memanggil maminya. "Mami, Papi apa kabar? Maaf kemarin Dei kurang sopan." Ucap Dei pada Rey dan Rara. Pertemuannya kemarin memang kurang sopan. Rara dan Rey mengangguk faham, mungkin memang kemarin suas

