BAB 42: ANNELIE GILLBERT

2004 Words

S E L A M A T  M E M B A C A * * * * * * * * * * * * * * * * Nio berlari dengan sangat senang saat memasuki mantion tempat tinggalnya. Berkali-kali pengasuhnya mengingatkan agar tuan kecilnya itu tidak berlari takut jika jatuh. “Tuan kecil, hati-hati nanti jatuh.” Ucap pengasuhnya lagi. Bruk … Benar saja, setelah itu tubuh kecilnya sudah tersungkur jatuh kelantai. “Aduh …” keluh Nio. Dia tidak menangis, dia langsung bangun dan di bantu oleh pengaushnya. “Sakit, Nanny…” ucap Nio pada pengasuhnya. “Kan sudah Nanny katakan, hati-hati.” Perempuan berseragam suster itu meneliti seluruh tubuh putra majikannya itu takut-takut ada yang luka. Namun sepertinya semua masih baik-baik saja. “Kenapa Nak?” Dei muncul dari ruang kerjanya. Dia melihat putranya berdiri bersama pengasuhya di d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD