Bab 39. Ungkapan Isi Hati

1417 Words

Jasmine merenung sendirian di kamar. Ingatannya masih segar akan momen saat dia terkejut menemukan seorang anak perempuan di lantai atas. Keduanya membeku di tempat, hingga teriakan menusuk keheningan. Pada saat itu, Tuan Hawthorne dan wanita yang diduga sebagai istrinya muncul. Suara pintu bergema, memaksa Jasmine untuk segera menyeka air mata yang mengalir di pipinya. "Aku meminta mereka menunggu," ucap Tuan Hawthorne. "Sekarang, jelaskan padaku alasan dari tangisanmu itu." Air mata yang sempat tertahan kembali meluncur di pipi, Jasmine mengusap matanya berulang kali. "Kau sudah menikah dan memiliki anak," lirihnya dengan suara gemetar. "Ya, aku tak membantahnya." Jasmine memejamkan mata sesaat, menahan rasa sakit yang merayap di d**a. "Kau tak bisa menahanku terus di sini. Mereka a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD