Bab 30. Cacat Logika

1040 Words

Dr. Lawson terbatuk-batuk saat asap rokok menyeruak ke arahnya. Dengan gerakan refleks, dia mengibaskan tangan, berusaha menyingkirkan asap yang mengganggu. Tuan Hawthorne hanya melempar pandangan singkat, lalu dengan tak acuh melanjutkan ritual merokoknya. "Kapan kau akan menghentikan kebiasaan merokokmu itu, huh? Orang di sekitarmu jadi terganggu," protes Dr. Lawson. Tuan Hawthorne mengembuskan asap rokoknya lagi, nada suaranya tetap tenang. "Kau bisa menjaga jarak jika itu masalah bagimu." Fokus Dr. Lawson teralih pada pakaian Tuan Hawthorne yang kotor oleh noda darah. Pria itu terlihat berantakan, bahkan lengan bajunya hanya tergulung sebelah. "Kau tak bisa pulang dalam keadaan seperti ini. Nona Everhart pasti akan terkejut melihatmu nanti." Tuan Hawthorne menatap pakaian yang dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD