Tidak ada yang peduli

1297 Words
Nama ku Deviana Renata yang lebih akrab di sapa dengan nama Nat. Dengan tinggi badan 150cm dan berat badan 45kg, berkulit sawo matang dan berambut ikal. Aku bukan wanita yang berparas cantik bak model. Dan aku juga bukan wanita yang pintar. Aku hanya wanita biasa yang sedikit memiliki perbedaan dengan wanita lainnya. Karena dalam diri ku memiliki semacam kekuatan yang aku sendiri tidak tahu dari mana asalnya kekuatan ku tersebut dan kenapa aku bisa memilikinya ? Kini usiaku sudah 29 tahun. Terkadang aku merasa tidak bersyukur dengan hidup yang aku jalani karena begitu banyak permasalahan hidup yang aku alami. Dan aku merasa hidup ku tidak pernah bahagia. Dari kecil hingga seumuran ini hidup ku selalu di penuhi dengan masalah. Seperti masalah dalam keluarga, masalah di sekolahan sewaktu aku sekolah dulu dan berbagai macam masalah-masalah lainnya. Masalah, masalah dan masalah lagi yang selalu menghampiri ku yang tidak pernah ada habisnya. Masa kecil ku juga tidak sebahagia seperti anak-anak kecil lainnya. Dan tidak seperti yang aku bayangkan selama ini, tidak seperti yang ada dalam imajinasi ku dan tidak seperti yang dirasakan oleh anak-anak seusia ku di saat itu. Yang selalu merasakan kebahagian di masa kecilnya. Masa kecil ku sangat buruk, amat sangat buruk. Hingga aku berniat untuk melupakannya dan menghapus ingatan itu. Tapi aku tidak bisa untuk melakukannya. Karena setiap ada teman dan orang-orang disekitar ku yang bercerita tentang masa kecil mereka yang bahagia, aku menjadi teringat dengan masa kecil ku itu, yang tidak pantas untuk dikenang bagi ku karena hanya akan membuat ku terluka dan merasa sakit hati untuk mengenangnya. Dan aku selalu merasa sedih setiap kali mengingatnya. Karena masa kecil ku tidak cukup bahagia untuk di ceritakan apalagi untuk dikenang. Aku mempunyai seorang adik laki-laki bernama Miko yang bedanya dua tahun lebih muda dari ku dan kakak perempuan bernama Monica dua tahun lebih tua dari ku. Aku tinggal bersama kedua orang tua ku dan dua saudara ku itu. Di sebuah rumah kecil yang ada di kota ini. Ayahku bekerja sebagai seorang supir di sebuah perusahaan yang membuatnya jarang pulang dan jarang ada di rumah karena ayahku sering di tugaskan keluar kota oleh kantor tempatnya bekerja. Dan ibuku hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Di rumah hanya ada aku, ibu dan dua saudaraku itu. Aku tidak pernah merasa nyaman atau pun betah saat berada di rumah. Karena orang tuaku yang tidak pernah memperhatikan ku dan peduli pada ku. Mereka hanya memperhatikan dan menyayangi kakak dan adikku saja. Aku selalu merasa terabaikan di rumah ku sendiri. Hingga aku sering merasa cemburu dan iri pada kedua saudaraku itu. Apapun yang mereka inginkan dan minta pada orang tuaku, orang tuaku selalu memberikannya. Tetapi tidak dengan ku. Aku merasa asing di rumah ku sendiri. Mereka selalu bilang kalau aku ini bodoh dan anak yang tidak berguna. Aku aneh seperti alien. Kedua saudaraku itu juga selalu mengejek ku dan menghina ku dengan kata-kata seperti itu. Tiada hentinya mereka selalu membully ku. Hingga mental ku pun ikut terpuruk dan down akibat perlakuan mereka padaku selama ini. Aku hanya bisa diam dan menyimpannya dalam hati dan tidak pernah aku ceritakan pada siapa pun karena aku tidak punya siapapun untuk berbagi apa yang aku derita. Keluargaku sendiri memperlakukan aku dengan sangat buruk. Tidak ada tempat ku untuk mengadu atau pun berbagi. Entah apa salah ku, kenapa mereka bersikap demikian pada ku. Apakah karena kekuatan yang aku miliki atau apa ? aku sendiri juga tidak tahu. Karena hal tersebut aku menjadi tidak berani untuk berhadapan dengan orang-orang dan aku selalu merasa takut jika ada orang yang menatap ku. Apalagi untuk berbicara pada mereka. Hari makin hari perlakuan mereka tidak pernah berubah terhadap ku. Keinginan ku untuk dapat kasih sayang dari mereka seperti sia-sia saja. Mereka selalu menganggap aku ini anak pembawa s**l bagi mereka. Aku tidak tahu atas dasar apa keluarga ku bicara seperti itu. Kalau benar aku hanya pembawa s**l untuk mereka kenapa aku harus di lahirkan di dunia ini pikir ku di saat aku sedang merasa sedih. Dan aku pun sering mengurung diri ku di dalam kamar dan hanya bermain dengan kekuatan yang aku miliki dan imajinasi ku. Hanya dengan imajinasi ku aku bisa merasakan hidup bahagia mendapat perhatian yang penuh dengan kasih sayang dari orang tua ku dan mempunyai saudara yang sayang dan bisa ku ajak bermain bersama. Aku merasa sedih dan semakin terpuruk, dengan kata-kata yang menyakitkan itu yang selalu terngiang-ngiang di telinga ku. Kenapa aku harus mengalami hal seperti ini. Ingin marah tapi aku tidak tahu harus marah kepada siapa. Jadi aku hanya memendam semua rasa sakit dan luka yang aku alami baik dari keluargaku sendiri atau pun dari orang-orang yang berada di sekitar ku. Tidak ada yang mengerti aku. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari rumah dan mencari jati diri ku. Berharap aku bisa temukan kebahagiaan dan menemukan tempat yang bisa membuat ku lebih bahagia dari sekarang. ***** Pagi ini aku tinggalkan rumah ku, tempat dimana aku tumbuh dan besar tanpa rasa bahagia dan pergi kemana pun kaki ku melangkah, aku tidak tahu kemana arah yang akan aku tuju. Karena aku sendiri belum tahu pasti harus kemana dan harus apa, yang ada dipikiran ku saat ini hanya ingin pergi jauh, sejauh-jauhnya dan lebih jauh dari keluarga ku. Aku hanya terus berjalan dan berjalan. Dan ternyata benar dugaan ku selama ini. Tidak ada yang menyayangi ku apalagi yang peduli pada ku. Saat aku meninggalkan rumah tidak ada yang mencegah ku atau pun mempertahankan aku untuk tetap tinggal. Apalagi yang menangisi kepergian ku. Aku semakin sedih, sangat-sangat sedih. Dan aku hanya bisa menangis di dalam hati. Aku tidak ingin ada yang melihat kesedihan ku itu. Aku tinggalkan rumah tanpa menoleh ke belakang lagi. Aku berjalan dan terus berjalan tanpa arah dan tujuan. Aku juga tidak tahu sampai kapan aku akan seperti ini. Aku berlari dengan kekuatan yang aku miliki. Dengan sangat cepat bagaikan angin hingga tak terlihat oleh siapa pun. Aku berlari bagai kilat seperti kecepatan pesawat terbang yang ada di langit saat melintas. Hingga aku merasa lelah untuk berlari dan berhenti di suatu tempat yang aku sendiri tidak tahu itu berada dimana. Aku berhenti di sebuah hutan yang sangat asing bagi ku. Dan ini baru pertama kalinya aku berada di tempat ini dan keluar dari rumah yang seperti neraka bagiku. Karena merasa kelelahan lalu aku memutuskan untuk beristirahat di hutan ini dan membangun sebuah tempat tinggal untuk ku dengan kekuatan yang aku miliki. "Untuk sementara waktu aku akan tinggal disini sebelum aku bisa mendapatkan pekerjaan dan mencari tempat tinggal yang bisa aku bayar" bisik ku dalam hati. Aku seakan menyulap tempat ini dengan membangun sebuah rumah dengan kekuatan yang aku miliki, rumah seperti apa yang aku inginkan selama ini sesuai dengan imajinasi ku yang nyaman dan tenang jauh dari omongan orang-orang yang tidak penting. Untuk sementara waktu aku akan gunakan kekuatanku ini untuk hal-hal yang perlu saja pikir ku. Aku mendirikan sebuah gubuk di hutan ini untuk tempat tinggal ku lengkap dengan fasilitasnya seperti tempat tidur, sofa dan beberapa perlengkapan rumah lainnya sesuai yang aku inginkan. Mulai besok aku akan mencari pekerjaan pikir ku. Karena aku tidak mau berlama-lama tinggal di hutan ini. Dan aku akan segera mencari pekerjaan apa saja agar aku bisa menghidupi diri ku sendiri. "Tuhan, mudahkanlah aku untuk mendapat pekerjaan besok" bisik ku dalam doa di hati. "Mumpung aku berada disini dan tidak kenal dengan siapa-siapa serta tidak ada yang tahu dengan kekuatan ku ini. Mudah-mudahan aku cepat mendapatkan pekerjaan disini. Dan aku akan hidup normal layaknya seperti orang-orang yang lainnya dan seperti mimpi ku selama ini. Aku tidak akan memberitahu siapapun kalau aku mempunyai kekuatan. Aku tidak mau ada yang melihat ku dengan tatapan aneh lagi seperti yang pernah aku alami sebelumnya di lingkungan keluarga ku". Akhirnya aku tertidur karena kelelahan atas apa yang telah aku lakukan hari ini dan karena lelah terlalu banyak berpikir. ****
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD