"Sstt ... jangan berisik, Sayang. Ini Josh!" bisik pria itu di telinga Candy. Perlawanan gadis itu pun mereda, dia membalik badan lalu memukul-mukul d**a bidang pacar rahasianya. "Ngapain sih pagi-pagi bikin jantungku nyaris copot, Prof?!" omel Candy dengan alis berkerut sengit. "Hehehe. Maksudku nggak begitu sih, tapi kamu panik banget dan ngajak gulat tadi heboh banget!" sahut Josh lalu dia memepet tubuh ramping yang hanya setinggi bahunya itu ke dinding toilet wanita yang sepi tanpa pengunjung. "Hey, kita di dalam toilet perempuan, Josh. Gimana kalau ada yang masuk ke mari?" sergah Candy seraya mendorong badan Josh yang menghimpitnya. Dia juga merasakan inti hasrat pria itu mengeras di balik resleting celana kantornya. Dengan segera Josh menarik tangan Candy memasuki salah satu bili

