Pada awal abad ke-5 Masehi, sekitar tahun 414, bangsa Cina bermigrasi ke bumi Nusantara saat hendak ke India dan terdampar di pulau Jawa. Bangsa Cina yang menetap di nusantara disebut Tiong Hoa dari kata Zhonghua (**).
Tiong Hoa kala itu ke Nusantara dengan tujuan berdagang, tapi seiring dengan waktu, mereka menetap dan beranak pinak di Nusantara sampai hari ini.
Pada tahun 1942, penduduk Tiong Hoa sudah tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Kami masih memegang teguh adat istiadat kami yang diwariskan leluhur kami turun temurun. Tetapi, kami pun menganut agama yang berbeda-beda. Ada Tiong Hoa yang beragama islam, ada Tiong Hoa beragama nasrani dan ada Tiong Hoa yang beragama Konghucu. Walaupun adanya perbedaan agama di budaya kami, kami tetap toleransi dengan agama lain.
Termasuk tentang reinkarnasi yang dicatat dalam agama Konghucu dan menjadi perdebatan dalam agama nasrani. Aku tidak ingin memperdebatkan tentang kebenaran reinkarnasi. Yang aku tahu, aku melihat dan mengalaminya.
Awalnya orang mengira aku hanyalah cerita bohong, tapi dmereka tidak tahu kenyataannya. Aku benar-benar melihat dan merasakan apa yang sudah aku lihat.
Jadi, biarlah orang mengira bahwa aku bercerita bohong.
Aku bersyukur bahwa aku diberi kesempatan melihat yang tidak semua orang bisa lihat. Dan aku ingin menceritakan cerita itu padamu.