Kebersamaan Hans dan Hanna

1245 Words

Sepasang suami istri telah berada di dalam kamar yang sangat sederhana. Hans memperhatihan ruangan yang sangat sempit baginya. Dia tidak terbiasa. Pria itu berdiri di depan pintu dan tersenyum. Otaknya berpikir untuk bisa menginap di kamar istimewa milik istrinya.   “Kenapa?” Hanna menatap Hans yang masih membeku di depan pintu.   “Kamar kamu sangat kecil.” Hans tersenyum.   “Karena aku hanya gadis kecil yang sederhana,” ucap Hanna. Dia tidak tersinggung sama sekali dengan ucapan pria itu.   “Apa kita bisa tidur berdua di sana?” Hans menunjukkan tempat tidur.   “Kenapa tidak.” Hanna duduk di tepi kasur.   “Kemarilah.” Hanna melambaikan tanganya dan Hans mendekat.   “Sayang, kita beli tempat tidur baru,” ucap Hans.   “Tidak. Ini pembelian  kakek dan nenek.” Hanna menatap Han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD