#28

1027 Words

Saat sampai di pantry Rindu masih setia termanggu. ia tersenyum hampa melihat pantry seakan membenarkan jika seharusnya hanya inilah tempatnya dirumah pria itu. Seharusnya ia tak pernah tertidur di pelukkan suaminya. Bahkan dalam mimpipun Rindu merasa tak pantas menjadi seorang nyonya. "Dengar Selly, aku setuju menikah denganmu hanya karena Rindu pergi dari hidupku, sekarang dia sudah kembali, bahkan bersama dengan anakku, jadi maaf aku tidak bisa melanjutkan pernikahan kita" sahut Jian tak peduli. Pria itu langsung masuk kedalam kamarnya, mengambil beberapa bajunya dan pergi menyusul Rindu. "Ayok kita pergi!" ucap Jian yang sudah menggendong Pelangi. "Kita mau kemana, Yah?!" tanya Pelangi bingung. Menatap kedua orangtuanya. Begitu berharap bisa terus bersama seperti ini. "Pelangi mau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD