Kafe yang berada di persimpangan jalan tampak sepi, mungkin karena masih pagi walau itu adalah hari minggu. Dua orang sedang duduk, saling berhadapan. Yang satu memesan caramel macchiato yaitu Molly dan satunya memesan americano yaitu Alvin. Setelah bernyanyi bersama kemarin, mereka berdua memutuskan duduk bersama-sama untuk menyaksikan sisa pertunjukkan, kemudian berjanji bertemu di kafe yang jaraknya tak jauh dari rumah Molly. ''Kenapa kau menatapku begitu?'' tanya Molly risih dengan tatapan aneh Alvin. "Karena kau sudah lama tak bertemu denganmu,'' jawab Alvin tersenyum. Molly mendengus. ''Jadi bagaimana dengan ujian semestermu? Maksudku kau kem—'' ''Aku kembali sebelum ujian, tapi menghindar bertemu denganmu ... demi kejutan kemarin,'' potong Alvin lalu menyesap kopinya. Ia membi

