Bab 13 - Kalau Memang Kita Berjodoh

2076 Words

Setelah mendapatkan pesan Roy yang sangat melukai hatiku, aku tidak bisa lagi berpura-pura baik-baik saja. Kata-kata dalam pesannya membuatku terluka dalam dan untuk menahan tetesan air mata pun berat rasanya. Padahal aku masih di dalam mobil dengan Ken yang sedang mengantarkanku pulang. Aku mengalihkan wajahku melihat ke jendela disamping, berusaha untuk menyembunyikan air mata yang terus menetes tanpa henti. Selama beberapa menit memang hal itu bisa kulakukan dengan baik. Namun menahan tangis terlalu lama, membuat tubuhku bergetar kuat. Pundakku akhirnya bergetar kuat menunjukkan aku sedang menangis, walau sedikit suara pun tidak terdengar. Akhirnya, Ken menyadari juga bahwa aku menangis dan posisi kami sudah tidak jauh lagi dari posisi di mana rumah Eyang berada. Aku ingin segera tur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD