“Kamu tidur di ranjang, aku di sofa,” ucap Ken sesaat sebelum masuk ke kamar mandi setelah aku keluar. “Kenapa kita nggak sama-sama di ranjang aja?” tanyaku mencoba menguji ketahanan goda Ken dan terkikik dalam hati. “Jangan, aku akuin aku masih lemah Sha. Aku masih laki-laki amatiran soal beginian, jadi mending nggak usah aku di sofa aja ....” Ken berucap lirih. Sebenarnya aku juga setuju dengan ide itu, aku malah khawatir dengan diriku yang sudah terlalu terbawa suasana romantis saat makan malam tadi. Jangan-jangan malah ketika kami tidur seranjang aku yang memangsa Ken duluan. Aku hanya bisa tertawa membayangkan kemungkinan yang terjadi itu. Saat Ken sedang membersihkan diri, aku pun langsung bersiap naik ke atas ranjang, menyelimuti tubuhku, dan mencoba memejamkan mata. Rasanya ke

