Dengan langkah sedikit terhuyung, Sandra masuk ke dalam kamar mandi. Matanya pedas dan berair karena sepanjang malam ia begadang untuk menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk. Sandra membasuh wajah dan menggosok gigi dengan setengah sadar dan terkantuk-kantuk. Tidak lebih dari lima menit, Sandra sudah keluar dari kamar mandi dan berjalan tersaruk menuju ke arah ranjang di mana Danny sudah terlelap sejak pukul sembilan malam tadi. Tidak seperti biasanya yang tahan melek hingga dini hari bahkan hingga subuh, malam ini jadwal tidur Danny terhitung masih sangat awal. Hal itu terjadi karena selama tiga minggu terakhir–setelah keduanya menikah–Danny benar-benar bekerja keras untuk menyelesaikan beberapa kasus. Danny sedang berusaha menepati janjinya agar ke depannya bisa seimbang antara memban

