CH 8

1576 Words

“Hai, Na,” sapa Alicia sambil duduk di kursinya.  “Wajah lo kenapa, tuh? Udah kek tomat,” goda Kina. Alicia cemberut. “Digigit nyamuk. Kemarin kan hujan.” “Emang kemarin hujan?” “Iya, di rumah gue,” cetus Alicia asal. Hal itu tidak sepenuhnya salah, hujan sempat mengguyur rumahnya sekitar tengah malam. Kalau nyamuk, Alicia sudah jelas mengarangnya. Lima belas menit kemudian, Lily tiba di kantin dengan napas tersengal. Alicia meliriknya sekilas dan kembali mencomot kentang goreng milik Kina. “Eh cieee, ini nih yang habis diajakin jalan sama Fian! Jadi, lo terima ajakannya?” Alicia melotot mendengar penuturan Kina. Fian nggak cerita apa pun padanya. Jangankan Fian, Kina yang sudah seperti saudara kandungnya saja nggak ada heboh-heboh selama ini. Tunggu, jangan-jangan hanya Alicia yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD