Seperti di awasi

1052 Words
" Pagi hari"" aku di sibukan dengan membuat riasan agak tebal ,untuk menutupi ,muka ku yang sedikit biru se"memangnya tak terlalu memar , karena semalam telah di kompres. "Dan hari ini , Aku pun ,sengaja memakai baju lengan panjang ",menutupi bahu"ku . yang semalam, terekena kuku Kak Teja . karena terlalu kuat mencengkram ku" Memakai lipstik yang agak terang ,di bibir menutupi,sudut bibir yang berdarah kemarin malam 'sedikit bekas disana.  " Mama mertua ' sempat menayakan , soal dandan ku yang Agak tebal " ""Di meja makAn waktu sarapan pagi " hai. septia"hari ini kamu kelihatan beda"?!tanya"mama sambil memandangiku. Kak Teja menatapku sebentar " dia memejamkan mata dan mengeleng sedikit ,seperti memberi isarat "larang "jangan bilang kejadian semalam. Ooo...oya mAh.. Hari ini " , saya mAu turun kelapangan"dan mengunjungi beberapa butik kita " sekalian promosi baju-juga gAun, yang kita produksi. Lalu juga menghadiri fashion Show" yang akan di selenggarakan hari ini di Hotel Ternama di kota ini " !!! Di sana nanti,pasti adalah beberapa - wartawan, jadi dandan agak di lebihin ,, takut bikin malu Mama dan suami , septia"kan seorang istri dari seorang direktur perusahaan masak dandan ala kadarnya"" di muka publik" ?? jawab ku panjang lebar menutupi" kegugupan. Huhhh..." untung aku ingat semua jadwal ku hari ini.,(gumam ku.dalam hati) Seperti biasa pagi."Hari aku berangkat kekantor dengan Kak Teja. cuma bedanya aku bawa mobil sendiri , karena harus mengunjungi beberapa.. butik dan mengahadiri fashion Show " Hari ini sikap nya kembali manis .. membuka pintu mobil untuk ku , baru dia pergi dengan mobilnya. Pagi itu aku hanya sebentAr di kantor" Lalu berpamitan dengan kak Teja. karena mau mengunjungi beberapa butik dan langsung ke fashion Show di hotel. " Di perjalanan aku seperti di Buntuti tapi.,aku berfikir" ahhh mungkin hanya perasaanku saja,lagian aku tidak punya musuh atau pun masalah. Selesai mengunjungi beberapa butik", ,,aku mengarahkan mobil ku "menuju hotel dimana fashion Show di adakan. Aku bertemu lagi dengan Anton disana teryata dia masih ada di kota ini. HAi... Anton sapa ku, setelah mendekat dari tempat dia berdiri Dia " agak terkejut melihat dandanan ku yang tak seperti bisanya.,karena dia tAu,, aku ini males dandan apalagi memakai make-up tebal . Dia mendekat tapi.. tak meyalami ku.. dan hanya tersenyum.?.. mengangguk sedikit sebagai tanda hormat. seperti dia melihat sesuati di belakang ku. Atau masakan" dia tau"?? ada sedikit biru di wajah ku."?? .ohhh Tuhan aku harap dia tidak tAu.! Achhh .aku mencoba "menepisnya dengan memejam mata dan sedikit mengeleng kepala,mengeyahkan prasangka burukku yang hadir di fikiran. Kami bicara dengan jarak yang agak Jauh" mungkin dia" melakukam itu karena.. menghormati aku sebagi istri kak Teja mantan bos nya dulu. Atau menghargai aku sebagai " seorang wanita yang sudah menikah. yang harus, jaga jarak , mengingat dia belum menikah dan kita dulu pernah akrab dan banyak orang mengangap kita pernAh pacaran. entahlah"! Acara itu..lumayan lama sampai sore" " aku kemudian menelfon kak Teja dan ber tanya kepadanya . apakah langsung Pulang ?atau aku harus kekantor dulu... dan dia memintaku Langsung pulang"jadi aku pun langsung saja menuju rumAh. di mobil,baru aku ingAt kartu nama Anton Lalu aku meminggirkan mobilku berhenti sejenak " dan melihat kartu namannya memasukan dalam contak ku. aku menelfon dia sebentAr" dan menayakan sikapnya kenapa begitu kepada saya "?? terlihat formal ,bahkan seperti sengaja jaga jarak di antara kami. Lalu dia bilang " suatu hari dia akan menjelaskannya"!! dia bilang,"" Tadi ada orang mengawasi. dan dia meminta nomernya contaknya" di Tulis nama lain ,dalam Hp saya. dia cuma bilang kalau ada apa-apa jangan segan hubungi aku..."! dan sebelum menutup telfon dia bilang.. hapus daftar panggilan" nya"di hp, Aneh sekali sebenarnya ada apa"?? dengan dia.dan siapa yang, mengawasi kami tadi ??? Lalu" aku menelfon Ayah dan ibu, menayakan kabar mereka "mengungkapkan rasa kangen pengen bertemu" mereka meminta kami datang ke rumah " Beberapa hari Lagi..bu janji ku " aku akan tanya kak Teja , kapan bisa mengunjungi. .. Ayah ibu.? Selesai telfon"" aku kembali .. mejalankan Mobilku menuju Rumah. seperti biasa"" aku sampai dirumah aku langsung mandi dan..berganti baju. " Mengobrol bersama mama, sebentar sambil menunggu," jam makan malam dan kak Teja Entah mengapa jam segini suami ku itu, belum pulang. padahal sudah jam 7.30. Deringan handphone mama" menghentikan percakapan kami" kaka Teja"bilang tidak usah menunggu untuk "makan malam bersama". dia akan makan di Luar dan meminta kami makan dulu karena dia akan pulang malam. setelah kami makan"kami Naik ke atas" karena kamar mama dan kamar ku ada di Lanatai atas " dan beberapa kamar Tamu. Mama bilang ,tidak usah menunggu . jadi setelah gosok gigi aku pun tidur " badan ku terasa capek kesana kemari hari ini Aku terbangun" saat .. Kak Teja tidur di samping ku..."" aku lirik jam di meja kecil di samping ku "menunjukan 12 malam baru pulang. dia langsung saja tidur.aku pun kembali tidur. ????? Pagi ini" dia",diam saja kembali acuh tak acuh pada ku" didepan mama saja dia sedikit memberi perhatiannya pada ku. Dia ,meminta ku mebawa mobil sendiri ke kantor, katanya dia akan banyak lembur. mengurusi proyek baru"dia sedang Terjun di dunia property mengikuti jejak Ayahnya. Dia juga sedang mendirikan kantor bAru. dia memang seorang yang Perfectionist sehingga dia akan mengawasi sendiri . proyek atau gagas dan ide diA dengan details dan teliti. Tapi entah mengapa berhari-hari , dia terus saja mengacuhkan ku dan begitu dingin padaku"?? ,apakah perasaan ku ??? atau kah... memang karena dia kecapai"an... sudah hampir sebulan dia tak pernah memeluk ku atau pun mencium ku. Dan aku merasa kangen pelukannya... cumbuannya... beLaiannya... seperti biasanya... du dia tak pernah tahan jauh dari ku. ..dulu dia selu memelukku saat tidur.. bahkan aku sering kali, kuwalahan melayani nafsunya panas asmaranya. Bahkan ketika aku, habis mandi dan pura-pura menjatuhkan handuk ku' "Ketika dia melihatku telanjang bulat pun"! dia .. dia.. dia...hanya melirik saja dan. tetap melanjutkan membaca beberapa. fail yang di bawanya dari kantornya. Jiwaku bergelora hasrat ku... tak tertahan tapi, aku malu untuk memintanya Aku tentu, aku begitu gelisah menahan nya,menahan gelora nafsu yang tak terpenuhi ""Tapi sepertinya dia.. tak perduli.. masakan dia tidak Tau... kalau aku mengiginkannya.. uhhh.... Aku mencoba membaca novel ku yang lama terbengkalai. sampai tertidur lelap.. .. Dan seperti hari -hari kemarin " dia terus saja mengacuhkan ku. wajahnya kembali dingin "" tak ada kehangatan disana.. " tak ada canda tawanya atau manjanya. dan romantisnya entah di buang kemana..?? bErsambung Baby....??????
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD