Menikmati

1081 Words
Setelah beberapa jam mengemudi ..." akhirnya sampai juga kami di rumah ibu " Seperti biasa kebiasaan orang di kampung " para tetangga di kampung. .. melihat kami ada juga yAng Langsung menyapa dan datang kerumAh ! "kulihat juga beberapa Ibu, yang dulu " sering goisipin aku ,perawan tua perawan tak laku pun. ikut datang menengok. aku sengaja panggil" sekalian membagi oleh-oleh. ..kepada mereka. kak Teja yAng merasa" kurang nyaman dengan itu semua. segera.. aku dekati aku gandeng dan aku bisikin,senyumLah sedikit " Nanti mereka kirA, kita tak bahagia ,kakak baru menikah sudah pasang muka dingin, walau Capek karena ,beberapa jam meyetir mobil dia.. mencoba memasang muka termanis dan bersikap ramah. lihat-lihat.ibu - ibu pada senyum-senyum ihhh..... lumerkan, melelehkan? apalagi, anak - anak gadis pada pada terkagum-kagum...melihat suami aku. Setelah beberapa jam kemudian" sudah mulai sepi... akhirnya'" kata kak Teja " segera merebahkan diri di sofa. ibu sudah di dapur" meyiapkan makan siang kami" Makan siang agak telat kak "kata ku gimana kalau kak mandi dulu " Aku siapin kamar kita ya.... dia hanya mengangguk " aku ambilkan handuk nya " lalu kuserahkan padanya " dan dia pergi mandi. setelah dia keluar kamar mandi "aku pun mandi juga" terus makan bareng. setelah makan kami "masuk kamar. yank"duduk sini "" katanya dia menepuk-nepuk ranjang di dekatnya dia aku segera menghampiri'nya dan duduk di sebelahnya. boleh minta tolong pijitin gAk" ??? rengeknya capek sekali " tanpa menunggu " jawaban ku dia sudah rebahan di ranjang "tengkurap Aku memijitnya perlahan -lahan.. sampai dia tertidur lelap... Aku pun ikut berbaring di sampingnya walau tidak terlalu besar ranjang ku masih bisa untuk dua orang tidur. ketika bangun sudah sore' kak Teja ternyata sudah bangun dan sedang memandangiku" dia tersenyum manis " memamerkan gigi putihnya. haizzz.... aku jadi grogi..." ya walau dia sudah jadi suami aku " tapi aku juga masih agak grogi. bila bertatap muka terlalu lama. hai ""sudah bangun" ??? dia mengelus pipi ku lembut" ayo kita keluar jalan-jalan di sawah... aku kangen lihat hamparan yang menghijau juga... gemercik air di sungai. aku hanya mengangguk lalu bangun" siap-siap dia... menungguku sebentar Lalu kami pun berjalan -jalan menyusuri sawah di mana kita dulu suka main. ada beberapa tetangga yang meyapa kami dan kami pun menjawbnya ramah. kehidupan di kampung itu masih. kental dengan unggah-ungguh atau adat kesopanan ,kita harus saling menyapa ketika berpapasan dengan orang di jalan. apalagi yang lebih tua dari kita. kami menikmati sore di sebuah gubuk sampai matahari terbenam . itulah kegiatan kami beberapa hari di kampung. tak terasa waktu bergulir "sudah seminggu kami di kampung lalu kami pun berpamitan dengan Ayah dan ibukarena gak mungkin lama-lama kan takut kerja kantor akan terbengkalai. kali ini.. aku yang nyetir mobilnya. .. meski udah beberapa kali... kak Teja ngater dan meyetir "sendiri untuk "pulang kampung. tapi.. tidak begitu hafal"mungkin butuh waktu lagi. sedang pak Karta sudah pulang beberapa hari lalu. sampai di rumAh sudah sangat malam kami mandi dan makan malam. "Bu nita sepertinya sudah tertidur. jadi kami pun langsung masuk kamar " kak Teja memijit aku (pengertian sekali ) sebentar saja lalu kita tidur . kami menikmati masa-masa pacaran. setelah pernikahan.. begitu romantis.. " kami menjadi pengantin baru. dia selalu pengertian dan perhatian. di kantor pun walau sama staf selalu pasang muka dingin dan jarang tersenyum tapi.. kalau sama aku dia selalu sweet "" banyak orang yang begitu gemes melihat kemesraan kami. aku pun juga mulai terbiasa tinggal di rumah Kak Teja dan sudah pun mengenal asiten rumah tangga yang ada . yang paling lama dan sudah tua namanya.. mbok Ijah itu orang kepercayaan bu Nita Dan paini"susan ,sunarsih satu lagi kinanti. mereka punya bagian masing-masing dalam bekerja. Tapi mereka juga bisa bergiliran.. ""pas salah satu ada yang cuti atau libur mereka di beri ijin sebulan sekali libur beegiliran supaya tidak jenuh ,bekerja. . Aku melihat kehidupkan ku,telah .. sempurna kebahagian itu aku rasakan dan aku menikamtinya. . Suami yang tampan yang mencintai aku apa adanya ,"ibu mertua yang baik dan mengasihi ku"apalagi yang kurang "?? Aku rasa akulah wanita yang sedang berbahagia di bumi ini. kami mulai memasuki bulan ke empat "pernikahan kami. di meja makan malam"" kami sedang asik mengoborol tentang. tentang pekerjaan dan tentang rencana bulan depan yang akan meluncurkan model baju baru lagi. ... "" Ketika tiba-tiba bu Nita nyeletuk" "" hemm kalian " bahas kerja-kerja" bahas urusan kantor ke rumah . Nomong-ngomong kapan nich mama, bisa menimang cucu...?? sambil melihat ke arah ku. glek...""" uhuk uhuk. .."uhuk!!! aku hampir tersedak ! kak Teja segera ,memberikan air minum untuk ku " mama ini...! "" tiba-tiba saja pindah haluan pembicaraan,, tu kan septi jadi kaget..".kak Teja memprotes. Tenang mah... mulai malam ini ,, kita akan lembur terus"" sampai , septia di nyatakan hamil"'mama doain saja. sambil ngedipin matanya ke mama mertua ku kita berencana" rencana Tuhan yang jadi".kata kak Teja Sedang mama cuma senyum dAn manggut-manggut medengar " penjelasan kak teja. Kak Teja dengan santainya gomong gitu" aku hanya terbelalak di buatnya.. Haizzzz... makluk m***m satu ini... " pikirku" tiap malam bakal di kerjain dia.. Bukannya aku munafik" tidak mengharap belaiAnnya , manja nya, tapi... kan " Apa dak capek" ?? kalau tiap malam. ... mana dia lama lagi kalau main.! pulang kerja kan udah capek." seminggu.. 3-4 kali kan juga udah lumayan bagus.. selesai makan malam kami pun , masuk kamar. setelah gosok gigi kak Teja... sudah di atas tubuh ku.."! Naby.. ""ayo kita laksanakan amanat mama ",dia tersenyum nakal... ""Haizz.. besok ya sayang " jawab ku aku- aku capek sekali hari ini... "Capek ya sayang.. yang manA " sini dia mengusap pipi ku" sini dia mengusap "daerah d**a"ku atau sebelah sini dia ,mengelus-elus pahaku," sambil tersenyum Nakal. Aku mulai gelisah di buatnya, dia mulai menciumi aku... melepas satu pErsatu baju ku. Dan dia mulai bermain, di bawah sana membuat aku merasakan,geli yang nikmat. aaku.. sudah mau keluar" rengek ku sambil terus mendesah. keluarkan saja..katanya lalu" aku sudah megelincang ketika dia mulai menidih ku " Gerakannya begitu lembut di awal lalu mulai cepat '. "Aku memperErat pelukan ku.. nafas nya ,terasa hangat di kupingku makin lama makin terasa memberu dan akirnya kami mencapai klimaks nya. Dia mencium kening ku dan bibir ku bila ,selesai melakukan nya. oke"aku tau kelemahhan mu....! kamu takkan bisa lagi , menolak ku baby"" dia mencubit hidung ku. lalu menyelimuti ku dan memeluk ku.. Bersambung" jangan Lupa Like??????? comment ✍️✍️✍️✍️?✍️✍️ and vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌ Love you pembaca "????????
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD