Histeris

1078 Words

Kinan tertegun, wajahnya tampak tercengang ketika melihat mayat mayat yang sudah membusuk itu. Bau anyir tercium menyengat membuat Kinan terasa mual dan ingin muntah. Gadis itu hendak ingin mundur, tetapi pintu itu menutup dengan sendirinya hingga membuat Kinan tersentak kaget. Tak selang berapa lama, terdengar suara tangisan begitu miris di telinga. Bulu kuduk Kinan meremang, ada rasa ngeri yang ia rasakan. Tak ada pilihan lain, Ia pun melangkah dengan hati-hati sembari mencari celah agar tidak menginjak mayat-mayat itu. Tiba-tiba langkahnya terhenti ia melihat sebuah tiang di tengah kerumunan jasad. Kinan menutup mulut dengan kedua tangannya. Ia sedikit ketakutan dan ngeri ketika melihat Sinta dan ketiga Marinir itu diikat pada tiang di tengah-tengah jasad yang bermandikan darah. Kina

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD