*** Galanio pikir setelah diberitahu tentang cedera lain yang dialami Sienna, sang istri akan langsung menangis kemudian ditenangkan oleh dirinya baik itu menggunakan ucapan atau pelukan. Namun, dugaannya salah, karena alih-alih menenangkan, melihat kondisi sang istri saja sekarang dia tidak bisa, karena setelah memberitahu Sienna tentang kerusakan ovarium yang dialami perempuan itu, Galanio diusir. Tak hanya dia, Arunima dan Arumi pun diminta keluar dari kamar rawat, sehingga sekarang dengan kondisi pintu tertutup, Galanio dan yang lainnya hanya bisa memendam rasa khawatir dan cemas. "Kita enggak bisa diam aja, Bun, Ma, kita harus bujuk Sienna," ucap Galanio, yang terus mondar-mandir di depan pintu bak setrikaan. "Dia butuh ditenangin di kondisi sekarang dan—" "Biarin Sienna sendiri

