*** "Seratus persen, Gal." Galanio yang semula masih meringkuk di kasur, spontan mengerutkan kening setelah jawaban tersebut dilontarkan Sienna. Beringsut dengan perasaan yang cukup kaget, dia duduk bersila sebelum akhirnya bertanya, "Maksudnya seratus persen, Na?" "Kamu tanya berapa persen kemungkinan aku nerima lamarannya Mas Sadam, kan?" Sienna balik bertanya. "Jawabannya ya itu. Seratus persen alias angka sempurna, karena sebenarnya aku udah nerima lamaran Mas Sadam sebelum kamu tanya." Detak jantung Galanio berdebar lebih kencang dari biasanya. Diselimuti kaget bahkan shock, dia berusaha mencerna jawaban Sienna, hingga selang beberapa detik, sebuah pertanyaan kembali dia lontarkan. "Na, ini kamu serius apa cuman bohong biar aku jauhin kamu?" tanyanya. "Kalau cuman bohong, aku—

