*** Dua malam menginap di rumah sakit, pagi ini Sienna diizinkan pulang. Tidak lagi ditemani Gilang, dia hanya berdua saja dengan Arunima, setelah pagi tadi sang kakak pulang untuk mengurus lagi pekerjaan. Sudah memberitahu Sadam juga sudah mengurus semua administrasi, Sienna dan sang bunda hanya perlu bersiap-siap, hingga di tengah kegiatan Sienna merapikan barang-barang kecil di tas, dia teringat sesuatu. "Bun." "Ya, Sayang?" "Aku lupa," ucap Sienna. "Waktu aku mau dirawat di sini, siapa ya yang urus administrasi dan semacamnya? Mas Gilang bukan?" "Duh, Bunda enggak tahu, Sayang, Bunda enggak tanya," ucap Arunima. "Coba kamu tanya ke Masmu. Siapa tahu meetingnya udah selesai." Sienna yang duduk di tepi hospital bed, menghela napas pelan. Masih memangku totebag miliknya, dia berpik

