Baahian 261

2586 Words

*** Terlambat setengah jam dari waktu yang sudah ditentukan, akad nikah Gianna dan Naren baru akan dilaksanakan pukul setengah sembilan pagi lebih beberapa menit. Berlatarkan ballroom hotel yang mewah, Naren kini menunggu Gianna di depan meja akad. Nampak gagah dengan beskap juga ikat kepala berwarna putih, senyuman di bibir Naren terukir saat perempuan yang dia tunggu-tunggu akhirnya datang. Memakai kebaya putih juga riasan sunda yang khas, Gianna berjalan dengan sangat anggun di atas karpet merah yang tersedia di sana. Tak sendirian, Gianna diapit oleh Arumi dan Sienna. Terlihat begitu cantik, Gianna berhasil membuat atensi sebagian besar tamu tertuju padanya—membuat rasa gugup jelas menyelimuti. "Degdegan banget, Ya Tuhan," gumam Gianna dengan mulut yang tak terbuka. "Enggak kebaya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD