Bagian 30

1078 Words

*** "Kamu enggak jahat, cuman kadang ada ucapan kamu yang bikin nyess di hati aku, tapi enggak apa-apa, aku ngerti. Aku juga yakin kamu enggak bermaksud buat nyakitin aku. Kamu baik." Duduk di kursi balkon, Galanio menghela napas pelan setelah ucapan Sienna di meja makan tadi, kembali melintas di pikirannya. Tidak menyangka sepositif itu pemikiran Sienna tentangnya, Galanio dihampiri sedikit rasa bersalah, karena bukan tidak sengaja seperti yang dikatakan Sienna, kalimat-kalimat menyakitkan yang sering dia lontarkan, terkadang dilandasi kesengajaan agar istrinya itu tidak merasa nyaman bersamanya. "Seharusnya ucapan Sienna tadi enggak harus aku pikirin, tapi ini malah kepikiran terus," ucap Galanio pada dirinya sendiri. "Pantas aja dia selalu mau dimintain tolong apa pun sama Syakilla,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD