Bagian 153

2092 Words

*** "Mas Sadam." Sienna bergumam pelan, setelah di layar ponsel yang barusaja dia keluarkan dari dalam tas, nama Sadam terpampang. Belum ke mana-mana setelah mengunjungi makam sang anak, Sienna masih berada di kediaman Raffasya dan Arumi. Tidak di ruang tengah, dia duduk di bangku yang berada di pinggir kolam renang, untuk menunggu Galanio yang beberapa waktu lalu berpamitan membersihkan badan. Sempat mendapat tawaran untuk makan malam di rumah Raffasya, Sienna menolak halus karena memiliki rencana makan di luar bersama Galanio. Tidak melulu sendirian, sebelumnya dia ditemani Arumi yang mengajaknya berbincang. Namun, harus masuk ke rumah setelah mendapat panggilan dari salah satu art. "Halo, Mas Sadam. Kenapa?" Memutuskan untuk menjawab panggilan dari Sadam, Sienna bertanya setelah p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD