*** Sejak kepergian Galanio dan Syakilla dari kamar rawatnya, Sienna diselimuti kegelisahan. Meskipun dua orang tersebut pernah membuatnya terluka, rasa khawatir akan terjadi sesuatu pada keduanya tetap muncul di benak Sienna, sehingga jangankan terlelap, beristirahat dengan tenang saja tidak bisa dia lakukan. Duduk bersandar pada bed yang bagian atasnya sedikit dinaikkan, beberapa kali Sienna memandang pintu—berharap Galanio datang. Namun, hingga dua puluh menit berlalu, pria itu tidak kunjung kembali. "Galanio sama Syakilla enggak akan lakuin hal aneh di rumah sakit, kan?" tanya Sienna pada dirinya sendiri. "Aku takut mereka kelepasan." Tidak ada jawaban untuk pertanyaan yang dia lontarkan, suasana di kamar rawat setelahnya hening, hingga suara pintu yang tiba-tiba terbuka—membuat at

