Bagian 248

2615 Words

*** Karena panik, Guntur kehilangan kepintarannya sehingga tanpa sadar berbuat bodoh di depan Naren, sahabatnya sendiri. Niat hati melindungi seseorang yang dia cintai dari jeratan hukum, tindakan Guntur justru tanpa sadar membuka semuanya karena lewat permintaan yang dia lontarkan, Naren justru dengan mudah menebak siapa dalang dari semuanya. "Pelakunya Shadira?" "Hah?" Guntur yang beberapa detik lalu melontarkan sebuah permintaan tak biasa pada Naren, kaget sendiri setelah pertanyaan tersebut dilontarkan sang sahabat. "Pelakunya Shadira," ucap Naren, sekali lagi. "Dia yang udah nabrak Sienna sampai masuk rumah sakit. Iya, kan?" "Atas dasar apa lo ngomong gitu?" tanya Guntur, berpura-pura polos, meskipun percuma, karena dengan kepintarannya, Naren sudah seratus persen yakin dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD