*** Setelah Galanio datang ke kantor dan menemui klien yang ingin bertemu dengan pria itu, Gianna bisa bersantai sedikit di ruangannya. Sudah makan siang beberapa jam lalu, dia mengisi waktunya dengan mengecek beberapa dokumen sebelum kemudian beristirahat karena rasa lelah yang melandanya. "Telepon Naren kali ya?" tanya Gianna yang kini bersandar pada kursi kerjanya. "Sore ini kan aku sama dia ada janji ke kantor WO. Siapa tahu Naren lupa." Gianna tersenyum. Siap menggelar acara pernikahan dua bulan dari sekarang, persiapan pernikahan sudah dipersiapkan dari sekarang. Tidak mengurus semuanya berdua, Gianna mengikuti jejak Galanio untuk memakai jasa wedding organizer, sehingga sesekali dia dan Naren harus menemui pihak WO, untuk rapat ataupun mengecek perkembangan persiapan pesta. "N

