Bagian 182

1816 Words

*** "Gal, udah mandinya belum? Ada telepon nih buat kamu." Galanio yang barusaja selesai menyisir rambut, menoleh setelah panggilan dari Gianna terdengar dari depan pintu kamar. Bergegas menghampiri, dia mendapati sang adik dengan ponsel miliknya di genggaman. "Udah mandinya?" tanya Gianna, saat dia dan Galanio beradu tatap. "Udah," ucap Galanio. "Telepon dari siapa yang masuk ke hpku? Sienna bukan?" "Bukan, tapi Mas Gilang," jawab Gianna—membuat Galanio dilanda kaget. "Tadinya aku mau jawab, terus kasihin ke kamu. Cuman, aku enggak enak. Jadi aku biarin dulu aja teleponnya mati. Sebentar lagi pasti telepon balik." "Ada apa ya Mas Gilang telepon?" tanya Galanio, sambil meraih ponselnya yang beberapa waktu lalu dia pinjamkan pada sang adik. "Agak horor." "Enggak tahu," ucap Gianna. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD