** Berangkat pukul lima sore dari Jakarta, Sienna dan Galanio sampai pukul setengah tujuh malam di rumah sakit tempat Cantika menjalani perawatan. Tidak lancar, jalanan sore ini cukup padat, sehingga perjalanan menuju Tangerang yang normalnya ditempuh dalam satu jam, menjadi sedikit lebih lama. “Udah ditanyain belum kamar rawatnya di mana?” tanya Galanio, yang masih berada di dalam mobil. “Udah. Nanti kamu ikutin aja. Aku kebetulan tahu rumah sakit ini.” “Oh, oke. Kamu bawa mainan aja ya. Biar parsel buah sama kue basah, aku yang bawa. Berat.” “Oke.” Tidak berlama-lama di mobil, Galanio dan Sienna turun, lalu berjalan bersama menuju kamar rawat Cantika. Suasana sudah cukup sepi, keduanya tidak bertemu dengan siapa pun sepanjang perjalanan, hingga setelah cukup jauh dari parkiran, Si

