*** "Harus banget dianter sampai pintu?" Berhenti persis sebelum keluar dari unit, pertanyaan tersebut Gianna lontarkan pada sang kakak. Bukan tanpa alasan, dirinya bertanya demikian karena Galanio yang terus mengikutinya sampai ke dekat pintu. Tidak menetap terlalu lama setelah semua drama yang terjadi, sekitar pukul empat sore Gianna memutuakan untuk berpamitan. Tak akan langsung pulang ke rumah, dia berencana untuk ke rumah sakit terlebih dahulu untuk menjenguk Syakilla. Sempat dilarang menemui Syakilla oleh Galanio, Gianna berhasil mendapatkan alamat rumah sakit. Berjanji untuk tidak melakukan hal di luar batas, Gianna hanya ingin memberi Syakilla peringatan karena jika didiamkan, bukan tidak mungkin perempuan itu akan melakukan hal yang sama seperti tadi. Meskipun seringkali bert

