“Di sini?” Melia terlihat terkejut dengan ke mana Gabriel membawa mereka. Tidak hanya Melia yang terkejut. Alice, Beni, Jasmine pun sama terkejutnya dengan pintu berlebel nomer empat puluh sembilan yang ada di depan mereka. Jack tertawa lirih. “Sudah kubilang kan sebelumnya, jika kamar ini ditutup bukanlah karena ada hantunya.” “Tapi kamu dengarkan jika ada kematian beberapa puluh tahun yang lalu di kamar ini? Seorang wanita yang bunuh diri?” Melia mengingatkan. “Bahkan kamu juga tahu kan Mike?” “Sebetulnya itu hanya kabar burung saja. Jika dahulu pernah terjadi kebakaran di tempat ini memang betul. Tapi soal bunuh diri itu, aku tidak tahu,” jawab Mike dan kini Gabriel kembali menertawakan Melia. “Soal ... wanita yang meninggal di kamar ini memang aku tahu,” kata Jasmine menyela. “Di

