Mike, sherif di Kota datang

1591 Words

Sore sudah berganti malam, Jack memastikan jika Melia sudah terlelap tidur di sampingnya. Perlahan tapi pasti ia bergegas menuju ke lantai atas. Niat buruk sudah terpatri di dalam hatinya yang terdalam. Kalimat yang dikatakan oleh Jack pada Alice bukan lagi sebuah ancaman tapi akan diperlihatkan secara nyata. Langkah kaki Jack mengendap-endap melewati lorong koridor dengan lampu tamaram menuju ke kamar Alice. Seulas senyuman jahat sudah terbit di wajahnya sebelum tangannya memutar knop pintu kamar. *** Sepuluh menit sebelum Jack beranjak dari kamarnya. Beni sudah lebih dulu mengunjungi kamar Alice. “Hei, kita kembali ke tempat Paman Gabriel dan Bibi Jasmine sekarang. Malam ini kita harus akhiri semuanya.” Alice setuju dengan Beni. Mereka segera membuka pintu lemari dan membawa senter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD