Fahmi duduk termenung di tengah hutan, dia tak dapat mengendalikan hati. Rasa kecewa dan patah sekaligus melandanya. Perasaan suka tumbuh tanpa dia sadari. Fahmi bahkan belum mengungkapkan rasa, tidak berani untuk jujur. Belum melangkah, dia menyerah kemudian. Fahmi kalah sebelum berperang. "Menyedihkan," ucapnya pada diri sendiri. Pemuda itu memutuskan untuk menenangkan diri. Menunggu suasana hatinya tenang. Fahmi tidak mau, berubah menjadi monster. Apalagi jika sampai diketahui Fizah dan Ibunya. Emosi yang tidak terkontrol. Hanya membuatnya dalam masalah besar. ** Hari menjelang sore, sebentar lagi akan gelap. Fahmi tidak beranjak dari tempatnya. Samar-samar terdengar langkah kaki dan pemuda itu memilih tak peduli. Saat sang serigala hitam muncul, Fahmi sedang duduk bersandar p

