Bab 32

1416 Words

 Juan Bab 32 Kau selalu saja mempersulit keadaan¿ ~~~~~ Tangan mungil Jingga terkepal kuat saat ia berkali-kali mengetuk pintu didepannya dan tak ada sahutan orang dari dalam. Juan duduk di kursi teras sebari menghubungi seseorang yang mungkin ada di dalam rumah bernuansa putih biru itu. "Bang Rasya sengaja pasti!" Kesal Jingga. Ia menghentakkan kakinya kesal, Juan tersenyum kecil melihat tingkah kekasihnya yang menurutnya sangat imut. "Gak boleh ngomong kayak gitu, mungkin bang Rasya cepek" sahut Juan membuat gadis bertubuh mungil itu bertambah kesal. Lagi, Jingga mengetuk pintu rumahnya dengan sesekali memanggil nama Rasya. Lampu ruang tamu telah padam, itu artinya Rasya ada di dalam. "Lo duduk aja, bang Rasya udah bangun. Bentar lagi turun kok, tadi dia w******p gue" Jingga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD