Bab 23 Mempercayai sesuatu tanpa sebab itu merupakan suatu hal yang konyol~ ~~~~~ Gadis yang tengah menulis disebuah buku kecil itu langsung bangkit dan berlari menuju pintu kamar saat hidung mancungnya mencium bau yang menurut gadis itu mengerikan. "Bang Rasya masak apa? Kok baunya gosong?" Jerit Jingga dengan kepalanya saja yang ia munculkan dari balik pintu. Terdengar suara derap langkah yang berlari, Jingga terkekeh sendirian sebari memperhatikan tangga yang tak jauh darinya. Benar saja, Rasya tengah berlari menuruni tangga dengan gerakan cepat. Jingga mengikuti langkah cepat kakaknya menuju dapur rumahnya dimana asal bau gosong yang memenuhi setiap sudut ruangan dirumah yang tak terlalu besar itu. Jingga duduk di salah atau bangku meja makan dengan menompang kepalanya "Cerobo

