Part 12 Hanna menyipitkan matanya, menatap tajam laki laki yang kini berdiri dihadapannya dengan pasta ditangannya. ‘’maaf tuan, sepertinya itu milik saya’’ ‘’nih’’ ‘’terimakasih’’ Hanna mengambil pasta fettucine miliknya dan menaruhnya dalam troli yang sudah penuh dengan belanjaan. ‘’kau sudah menikah?’’ ‘’tentu, ada apa?’’ Laki laki itu masih berjalan bersebelahan dengan Hanna yang terus melihat kanan dan kiri dimana barang barang yang dijual dipajang. ‘’dimana suamimu?kau belanja sendiri?’’ ‘’suamiku sedang bekerja’’ ‘’kenapa tidak menunggu suamimu pulang?’’ ‘’tuan, maaf apa anda masih ada urusan dengan saya?’’ ‘’tidak’’ ‘’baguslah, saya permisi’’ Hanna langsung melajukan trolinya menuju kasir. ‘’Rp 980.500 mbak’’ Dikeluarkannya atm pemberian Bara pada karyawan kasir te

